Truck Crane

Rp2.700.000

Truck Mounted Crane adalah sebuah mesin yang digunakan untuk mengangkat benda secara horizontal. Mesin ini dilengkapi dengan kawat atau rantai yang digerakkan dengan banyak katrol atau puli sehingga memberikan keuntungan mekanis melebihi yang bisa dilakukan manusia. Ada banyak sekali jenis crane. salah satunya adalah truck mounted crane. Berikut ini harga penawaran rental sewa crane dari kami sebagai bahan pertimbangan anda

Harga Sewa Crane Termurah – Di Sacotindo

Kapasitas CraneHarga Sewa
Truck Mounted Crane 3 TonRp. 2.700.000/7 Jam Di Lokasi
Truck Mounted Crane 5 TonRp. 4.200.000/7 Jam Di Lokasi

Penawaran harga sewa crane di atas berlaku dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Harga sudah termasuk dengan operator & BBM
  2. 7 jam di lokasi dengan ( 6 jam kerja & 1 jam istirahat)
  3. Harga belum termasuk mobilisasi & demobilisasi
  4. Harga belum termasuk uang makan operator
  5. Harga belum termasuk PPN

Note : Harga masih bisa berubah dan bisa di nego    

Untuk info pemesan dan konsultasi silahkan klik tombol WA dibawah ini      

Setelah mengetahui harga sewa crane, selanjutnya mari kita simak mengenai apa itu crane, fungsi dan jenisnya. mobil crane

Crane merupakan salah satu alat berat yang kerap dijumpai di area konstruksi atau pembangunan. Berbeda dengan peralatan konstruksi lainnya, crane memiliki fungsi mendasar sehingga tidak memerlukan tambahan mesin atau tenaga lain agar dapat dioperasikan. Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai apa itu crane dan seluk-beluknya yang mungkin belum Anda ketahui.

Apa itu Crane?

Crane sendiri adalah alat berat yang berguna untuk memindahkan dan mengangkat beban berat yang mungkin saja sulit untuk dipindahkan menggunakan tenaga manusia, seperti mesin dan material. Crane biasanya dapat dengan mudah ditemukan di lokasi industri, namun tak jarang kita dapat menemukan carne di area pemuatan material dan pembuatan kapal.

Tipe Crane

Sebelum membahas tentang jenis-jenis crane, Anda perlu mengetahui perbedaan kedua tipe crane yang ada yaitu statis dan juga mobile berikut penjelasannya:

1. Statistic Crane

Tipe crane statistik adalah kondisi di mana sebuah crane memiliki struktur permanen atau semi permanen yang ditanamkan ke dalam tanah atau bangunan dan dibatasi pada jalur tetap. Terdapat beberapa jenis crane yang menerapkan sistem ini iaitu overhead crane, tower crane, level-luffing crane dan lain-lain.

2. Mobile Crane

epeti namanya, tipe crane ini dapat digunakan mobile atau berpindah-pindah tempat. Crane dipasang pada tapak atau roda sehingga dapat bergerak menyesuaikan lokasi kerja. Tipe ini juga tidak terbatas pada jalur tetap seperti crane statistik. Beberapa contoh mobile crane yaitu Crawler Crane, Rough Terrain Crane, All-Terrain Crane, Truck Crane, Carry Deck Crane dan sebagainya.

Jenis Crane

Jika dijabarkan, terdapat lebih dari 10 jenis crane yang ada di dunia ini. Selain itu, mungkin ada beberapa jenis crane yang mungkin belum Anda ketahui seperti Telescopic Crane, Mobile Cranes, Truck Mounted Crane, Tower Crane, Rough Terrain Crane, Overhead Crane, Bridge Crane, Crawler Crane, Aerial Crane, Hydraulic Crane, Carry Deck Crane, Floating Crane, Bulk-handling Crane, Hammerhead Crane, Stacker Crane, Railroad Crane, Harbor Cranes dan Level Luffing Crane.

Baca juga: 

Komponen Dasar Crane

Terdapat berbagai jenis crane dengan bentuk, desain dan fungsi yang berbeda-beda. Tetapi ada beberapa komponen dasar yang dimiliki setiap jenis crane yaitu sebagai berikut:

1. Boom

Boom adalah bagian crane yang paling mudah dikenali karena bentuknya seperti lengan panjang. Komponen ini memiliki berbagai peran tergantung pada jenis derek dan bagaimana alat ini dibentuk. Mereka dapat bekerja tanpa jib dan terkadang merupakan komponen utama pada crane. Tujuan utama dari boom adalah untuk mengangkat, memindahkan dan memposisikan material. Mereka menanggung sebagian besar beban dan bertanggung jawab untuk menentukan jangkauan derek.

2. Counterweights

Sebutan “counterweight” atau “penyeimbang” cukup mewakili tujuannya pada komponen ini yaitu untuk melawan atau menyeimbangkan beban yang ada di bagian depan saat crane mengangkat material. Komponen ini membantu menambah stabilitas pada alat berat dan umumnya meningkatkan stabilitas. Banyak derek memiliki penyeimbang yang dapat disesuaikan dengan persyaratan khusus dari suatu beban atau pekerjaan. Pada tower crane, misalnya, counterweight dapat dilihat di ujung jib yang lain.

3. Hook

Sebuah crane harus memiliki hook atau pengait supaya muatan dapat dibawa. Sebenarnya ada beberapa cara untuk mendekatkan beban ke crane tetapi cara yang paling umum dilakukan adalah melalui kail. Hook pengangkat pada crane biasanya dilengkapi dengan kait pengaman untuk mencegah material terlepas dari kait dalam perjalanan. Hook pengangkat crane sering dibuat dari baja atau besi tempa. untuk derek dan beban tugas berat biasanya diberi perlakuan panas dan ditempa untuk membuat kait sekuat mungkin.

4. Jib

Jib crane adalah struktur tipe kisi yang melekat pada ujung boom. Penggunaannya dapat membantu mengurangi bobot yang ditambahkan ke bagian depan boom. Panjangnya tetap dan tidak dapat diperpanjang atau ditarik kembali seperti kaleng boom. Beberapa versi mobile crane memiliki jib yang dipasang di ujung boom untuk membantu memindahkan dan mengangkat material. Jib atau lengan penopang memiliki satu tujuan utama yaitu untuk membantu menjauhkan material dari penyangga utama agar tidak mengenainya saat dipindahkan. Karena itu, jib tidak selalu diperlukan dan sering dianggap sebagai potongan tambahan yang dapat digunakan saat dibutuhkan.

5. Outriggers

Komponen ini mungkin merupakan salah satu faktor terpenting untuk keselamatan crane. Fungsi outriggers untuk memberikan dukungan tambahan. Tujuan dari outrigger adalah mendistribusikan beban crane di area yang cukup luas sehingga crane itu sendiri tidak terbalik atau menjadi tidak stabil. Semua outrigger harus memenuhi atau melebihi persyaratan berat crane atau pekerjaan. Outrigger tidak mengkompensasi tanah yang tidak stabil. OSHA membutuhkan derek untuk dirakit di tanah yang kokoh yang dikeringkan dan dinilai cukup. Cadik pendukung dimaksudkan untuk digunakan bersama dengan standar tanah yang tepat dan tidak menggantikan tanah yang tidak stabil.

6. Reinforced-steel cable

Agar crane benar-benar mengangkat dan memindahkan material, mereka membutuhkan semacam garis atau tali untuk melakukan pengangkatan yang sebenarnya. Komponen yang mampu melakukan hal tersebut adalah kabel baja bertulang. Tali baja pertama kali digunakan untuk menambang kerekan pada tahun 1830-an. Kabel yang digunakan saat ini diperkuat, tahan terhadap korosi, menyerap gerakan atau gaya apa pun serta memiliki titik putus yang sangat tinggi.

7. Rotex Gear

Roda gigi Rotex adalah mekanisme di bawah kabin crane sehingga memungkinkan kabin dan boom berputar ke kiri dan ke kanan. Sebuah gerakan sederhana, tetapi sangat penting untuk fungsi mesin.

 

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Truck Crane”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Truck Crane”

Your email address will not be published. Required fields are marked *